man, ocean, and computer..

15 Tahun Kebersamaan..

Dengan siapa saya menghabiskan 15 tahun sudah? Pacar, teman, seseorang? Bukan, mungkin ini aneh, tapi saya sudah bersama motor saya selama 15 tahun. Yak tanggal 14 Juni tahun ini, motor saya berumur 15 tahun. Honda Astrea Grand tahun 1997. Warna hitam dengan striping hijau muda. Hampir semua spare parts masih orisinil, kecuali beberapa yang habis pakai seperti jok, ban, dan beberapa komponen kecil-kecil di dalam. Untuk penampakan luar masih sama.

Walaupun sudah tua, motor ini masih enak dipakai, masih bisa digeber sampai 110 km/jam di jembatan layang Pasupati, Bandung kalo malem2 pas sepi lewat sana, hihi. Kalau di jalan menurun, seperti di Dago Atas, bisa sampai 110/120 km/jam. Yah, saya memang suka ngebut, dengan catatan kalau lagi sepi dan naik motornya sendirian. Pernah dulu saya dikomentarin temen saya, untung motor saya bukan Ninja atau CBR, bisa2 ngebut terus, haha 😀

Read the rest of this entry »

Filed under: Uncategorized, , , , ,

Kaos dan Saya

Beberes lemari baju ternyata menimbulkan permasalahan baru. Biasanya baju2 gak pernah dimasukin ke lemari, hanya ditaruh dan ditumpuk aja diatas kamar, gak sadar ternyata baju2 ini bertambah banyak. Bingung mau kemana ditaruhnya, karena jelas semua baju2 ini gak akan muat ditaruh di lemari baju saya yang memang berukuran tak terlalu besar.

Setelah diamati, ternyata yang mendominasi baju2 saya adalah sebagian besar kaos oblong / polos. Ya, saya memang termasuk penggemar kaos polos / oblong. Selain nyaman dipakai, karena sejuk, kaos oblong termasuk praktis, bisa dipakai dan gampang dikombinasikan dengan baju lain. Hal ini cocok buat saya yang sama sekali gak ngerti dan gak peduli soal fashion :p , jadi cukup pake kaos dengan gaya cuek, selesai 😀 . Saya biasanya peduli sama desain dari kaos yang biasanya unik, beda, dan aneh. Itu yang jadi daya tarik utama andaikata saya membeli sebuah kaos. Ingat, kalau beli ya :p

Memang saya termasuk jarang sekali beli kaos. Sebulan sekali, sepertinya enggak, kurang dari itu. Terus darimana saya dapet kaos2 saya? Selain dapet kaos dari kepanitiaan ( kaos iklan sponsor berjalan :p ), saya sering sekali diminta untuk mendesainkan kaos, biasanya royaltinya ya dapet kaosnya yang sudah dibuat. Saya emang gak pernah minta upah desain, biasanya hanya minta satu kaos aja, dan biasanya pada nggak keberatan. Ya iyalah, harga kaos paling2 50rb an, daripada ngasih upah biaya desain lebih dari itu 😀

Sekarang saya bingung, kaos di lemari udah bejibun. Sampai2 alokasi ruang untuk kaos sudah nggak muat, terpaksa ‘menjajah’ space di lemari yang harusnya untuk kemeja, jaket, dan celana. Kaosnya juga udah beragam, ada yang sudah butut, ada juga yang masih bagus karena jarang saya pakai, banyak pula yang masih dalam plastik, haha. Harus ada rencana untuk menyeleksi baju2 yang masih nyaman nih, karena terlalu banyak kaos juga percuma, gak mungkin dipakai semua.

Mungkin sudah saatnya menyumbangkan kaos2 saya kalau ada event2 amal. Kalau ada event, tolong kasih tau saya, saya berusaha ngasih yang masih ada di dalam plastik. Amin.

Filed under: Uncategorized, , ,